hampir tak tidur selama 3 hari 2 malam karena menahan rasa sakit linu di sekujur tubuhnya

hampir tak tidur selama 3 hari 2 malam karena menahan rasa sakit linu di sekujur tubuhnya

39 Hari

hampir tak tidur selama 3 hari 2 malam karena menahan rasa sakit linu di sekujur tubuhnya

“hampir tak tidur selama 3 hari 2 malam karena menahan rasa sakit linu di sekujur tubuhnya”

ia bernama Fitri usianya saat ini 13 tahun, menderita penyakit Lupus SLE sudah hampir 2 tahun dan menjalani tindakan pengobatan di RS Fransisca dokter kulit yang berada di Tasikmalaya.

Awalnya Fitri mengalami gatal-gatal, bintik-bintik di wajahnya hingga kulitnya melepuh seperti cacar air namun ini berbeda dengan cacar air. Fitri sempat berobat di dokter yang tidak jauh dari rumahnya, hingga dokter memberitahu bahwa Fitri sepertinya terkena auto imun lalu di bawa ke Rumah Sakit Umum dan melakukan lab hingga beberapa kali. Fitri sempat sembuh di bagian wajahnya. Namun setelah sembuh diwajahnya lalu menjadi lagi dan menyeluruh ke bagian badan. Karena tidak kunjung membaik, Fitri  harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut di RS Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.

Saat ini keluhan terberat yang Fitri rasakan adalah sakit di seluruh badan hingga tidurpun tergangaggu, ketika Fitri berjalan ke area dapur untuk membawa makan dan minum, lalu ke kamar mandi untuk mengambil wudhu sangat terlihat sekali butuh perjuangan yang berat karena rasa sakit dan lemas di sekujur tubuhnya tak pernah hilang sama sekali. Fitri harus segera ditindak lanjuti, jika tidak lupus akan terus manjalar ke seluruh tubuhnya hingga semakin parah.

Sebelum penyakitnya menjalar Fitri adalah sosok orang yang aktif , selalu ceria dalam aktivitasnya, Fitri sangat ingin melanjutkan sekolah namun keadaan masih belum memungkinkan. Menurut masyarakat setempat dan teman-temannya Fitri adalah orang yang sangat rajin, ia tak pernah bolos sekolah, tak pernah bolos mengaji wajar sekali jika warga setempat dan temannya merasa kehilangan atas sosok Fitri yang dulunya rajin dan selalu semangat, kini Fitri hanya bisa diam dirumah karena badan Fitri semakin parah.

di balik kisah sedih itu semua ada sosok pejuang penuh yaitu sang ayah , ia berprofesi sebagai buruh tukang bangunan yang di bayar hanya 50 ribu saja per hari itu pun jika ada ada yang menawarkan pekerjaan jika tidak ia akan menganggur, Sedanagkan Penyakit Fitri harus kontrol Penuh satu bulan sekali untuk kesembuhan dirinya.

sahabat semuanya maukah kalian membantu de fitri dan sisihkan sedikit rezeki untuk de fitri berikan ia semangat doa serta donasi, dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana saya ini agar semakin banyak yang turut menemani perjuangan saya.

Terima kasih banyak, #orangbaik!