"Setiap hari penglihatan mata sebelah kananya semakin buram, semakin kabur , semakin gelap hingga tak bisa melihat sama sekali, kini benjolannya semakin membesar dan penglihatan kaburnya merambat ke mata sebelah kiri hingga bu napisah tidak bisa melihat sama sekali"

Rp 0terkumpul dari target Rp 33.000.000( 16 hari lagi )

Cerita :

“Setiap hari penglihatan mata sebelah kananya semakin buram, semakin kabur , semakin gelap hingga tak bisa melihat sama sekali, kini benjolannya semakin membesar dan penglihatan kaburnya merambat ke mata sebelah kiri hingga bu napisah tidak bisa melihat sama sekali”

ia bernama Napisah kerap di panggil Ibu Enong , ia berumur 49 tahun , mengidap benjolan di mata sejak 4 tahun yang lalu , berikut cerita singkat ibu napisah.

ibu napisah dulunya berprofesi sebagai buruh ikat sayuran, buruh tani, dari menanam padi hingga panen, selalu ceria canda gurau bersama tetangga yang sama berprofesi dengannya, namun itu semua sirna setelah kejadian menyeramkan datang menimpa dirinya.

4 tahun lalu ada benjolan kecil di mata sebelah kanannya, ia menganggap itu hanya penyakit mata biasa, obat yang ia pakai hanya obat tetes mata pada umumnya , sang suami (Rohimat) sempat menanyakan , matanya sakit tidak? tidak jawab ibu enong , pak rahmat sempat gelisah apakah mata istrinya baik2 saja, karna memang terlihat jelas kian hari mata nya semakin membengkak.

semakin gelisah pak rohimat, ia bertindak untuk membawa bu enong ke Puskesmas, di puskesmas penyakitnya tidak bisa di tangani , dan bu omot langsung di rujukan ke RS soekardjo , sesampainya disana ibu enong di periksa dan tindak LAB pun di jadwalkan, setelah hasil LAB keluar , Pihak Medis menyatakan kami tidak menemukan kendala apa yang ada di mata ibu enong, dan LAB kedua pun di jadwalkan untuk memeriksa bagian kepala , hasil sudah di terima dan jawaban cukup menggentarkan hati pak rohimat dan bu enong.

“pak ibu enong mengidap kelainan di kepala , ada benjolan di kepala tepatnya di belakang mata , sehingga benjolan t ersebut terus membesar dan mendorong mata kanan ibu enong terus kelaur, syaraf penglihatan ibu enong pasti ketarik hingga tidak bisa melihat, dan takutnya itu menjalar ke mata sebelah kirinya , ibu enong harus segera di bawa ke RSHS bandung untuk tindak lebih lanjut.”

tanpa fikir panjang pak rohimat langsung pulang dan menawarkan motor ke saudara dan teman-temannya, motor sudah terjual, perhitungan pak rohimat ini uang tidak akan cukup, terbesit satu dekit saja ia akan menjual tanah milik orang tuanya, tanah sudah terjual motor sudah terjual dan kelaurga berangkat ke bandung.

sesampainya di bandung ibu enong di tindak pemeriksaan LAB dan rontgent, setelah mendapat hasil pihak medis menyatakan ibu nya di bawa pulang dulu saja nanti kami hubungi untuk jadwal tindakan selanjutnya, sampai saat ini keluarga menunggu tidak ada panggilan , uang sudah ludes perbekalan ludes tindakan selanjutnya tidak di ketahui.

kini ibu enong tidak bisa melihat sama sekali, makan harus di suapi , bahkan untuk jalan ke luar atau ke kamar mandi sekalipun ia harus di gandeng oleh anaknya . 

di tambah anak bungsu ibu enong mengidap kelainan juga, ia mengidap penyakit Step , 2 tahun yang lalu anak bungsunya sakit dan mengalami panas berat , hingga kejang, kini efeknya sangat besar sehinga tangan dan kakinya keras kaku.

pak rohimat suami ibu enong berprofesi sebagai buruh sugu kayu bangunan, dan tak jarang ia juga berperan sebagai buruh bangunan , penghasilan perhari nya tak tentu, kadang ada 20 ribu hingga 50 ribu , sering juga tidak mendapatkan uang sama sekali dalam sehari.

sahabat semuanya maukah kalian membantu ibu napisah? sisihkan sedikit rezeki untuk ibu napisah? yuk bantu ibu napisah berikan ia semangat do’a serta donasinya, dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana saya ini agar semakin banyak yang turut menemani perjuangan saya.

Terima kasih banyak, #orangbaik!

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Donasi (0 Donatur)

Gerakan Kebaikan #SahabatAmal

Sahabat Amal Peduli Sesama adalah lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan direalisasikan melalui empat rumpun utama yaitu Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (kesehatan), Senyum Mandiri (pemberdayaan ekonomi), serta Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan).

Copyright © 2021 SAPA. All Rights Reserved

Home

Campaign

Donasi Sekarang

Tanya

Konfirmasi