"bu pak deni mengidap penyakit gagal ginjal dan harus tindak cuci darah rutin satu bulan sekali , namun pemeriksaan tidak di cover BPJS dan harus bayar"

Rp 0terkumpul dari target Rp 65.000.000( 1 bulan, 9 hari lagi )

Cerita :

“bu pak deni mengidap penyakit gagal ginjal dan harus tindak cuci darah rutin satu bulan sekali , namun pemeriksaan tidak di cover BPJS dan harus bayar”

Ia bernama Doni sering di panggil pak doni (39) dulu iya bekerja sebagai buruh di tempat peternakan ayam petelor , sempat dagang mi ayam selama beberapa minggu dan gejala mulai terasa begitu saja.

awalnya pak deni mengalami rasa sakit di bagian pinggang , keluarga punya pikiran ” nyeri cangkeng atau sakit pinggang biasa”, namun semakin lama sakit nya semakin parah rasanya seperti di pukul hingga di tusuk .pak deni pun di berangkat kan Ke RS SMC di lakukannya pemeriksaan dan hasil pun membuat istri dan mertua pak deni bergetar.

“bu pak deni mengalami gagal ginjal dan harus segera di tindak cuci darah sayangnya di rumah sakit kami kebetulan tidak mempunyai alat untuk cuci darah dan harus di rujukan ke RS TMC”.

sambil pulang dan membawa beberapa obat mereka menangis dan bingung , ingin tau apakah di TMC di kenakan biaya?. 


Esoknya mereka berangkat ke RS TMC untuk tindak cuci darah, sesampainya di TMC mereka di beritau untuk cuci darah itu gratis namun untuk pemeriksaan awal di lab itu bayar , dan harus rutin 1 bulan sekali. Saat itu pun keluarga menelfon sana sini untuk mencari biaya pemeriksaan ke LAB yang nominal nya Rp 1.500.000 , setelah dapat langsunglah Pak deni di tindak dan Cuci darahpun di kerjakan oleh pihak medis.

satu bulan berlalu dan kelaurga sudah siap untuk melanjutkan cuci darah ke 2 , setelah sampai di TMC pihak medih memberi tau bahwa jadwal pemeriksaan lab penuh dan harus di rujukan ke bandung. di sana mereka berfikir kembali ke bandung harus punya perbekalan berapa apakah uang untuk cuci darah di TMC akan cukup ? apakah di RSHS bandung akan bayar juga? apa boleh buat mereka memberanikan diri berangkat ke bandung .

setelah di bandung pa deni di rawat selama satu minggu penuh , dan mendapat teguran dari RSHS , kenapa dari TMC di rujukan ke RSHS kan di TMC juga bisa tindak cuci darah? kelaurga hanya bisa menjawab pihak TMC penuh jadwal .

“bu cuci darah pak deni harus rutin dan kami tidak bisa memastikan berhentinya cuci darah itu kapan, karena kami hanya bisa melihat kondisi ginjal pak deni membaik atau memburuk “

keluarga hanya bisa menangis karena harus mencari biaya kemana untuk berobat hingga saat ini pun hasil minjam ke sana kemari dan belum di bayar , hanya bingung dan panik yang keluarga pak deni rasakan.Belum lagi mereka harus membiayai ke 3 anaknya harus memberi mereka makan.
jika cuci darah di berhentikan maka penyakitnya akan menjalar ke Jantung.

doa sang ibu dan istri terlantun setiap harinya semoga ada keajaiban datang ke keluarga kami, Aamiin.

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Donasi (1 Donatur)
Sahabat Amal1 bulan yang lalu
Donasi 50.989
semoga bermanfaat

Gerakan Kebaikan #SahabatAmal

Sahabat Amal Peduli Sesama adalah lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan direalisasikan melalui empat rumpun utama yaitu Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (kesehatan), Senyum Mandiri (pemberdayaan ekonomi), serta Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan).

Copyright © 2021 SAPA. All Rights Reserved

Home

Campaign

Donasi Sekarang

Tanya

Konfirmasi