Kisah anak berumur 1 tahun ,ia punya kelainan di rahang atasnya (bibir sumbing) , lahirnya prematur dan harus di incubator selama 1 bulan.

Rp 0terkumpul dari target Rp 33.000.000( 1 bulan, 8 hari lagi )

Cerita :

Kisah anak berumur 1 tahun ,ia punya kelainan di rahang atasnya (bibir sumbing) , lahirnya prematur dan harus di incubator selama 1 bulan.

45724b1d-0238-4160-b5b1-40662ab03148.jpg

Ia bernama Shafwa (1 tahun) sejak lahir mempunyai kelainan bibir sumbing dan rahang atasnya bolong.

pada saat kandungan ibu Regita (ibunda Shafwa) berumur 7 bulan , anak nya harus segera lahir dikarenakan lahir prematur shafwa harus di incubator selama satu bulan.

setelah ia sudah di pangkuan ibunda dan akan di susui namun naas , di karenakan bibir shafwa punya kelainan jadi ia susah untuk meminum asi dari ibundanya.

“pak/bu saya sarankan untuk membeli alat bantu yang bisa menutupi rahang yang bolong itu agar si dede bisa minum asi dengan normal namun alat bantu itu bisa di bilang mahal dan tidak bertahan lama , …
sang orang tua bingung harus mencari biaya kemana , karena hasil kerja sang ayah yang berprofesi buruh tukang angkat gas itu tidak akan cukup, bahkan sehari hari pun kadang ngutang untuk makan.

45c8d142-eb63-46b7-98f3-07f1cc4b64bb.jpg

senyuman shafwa yang membuat keluarga bertahan , setiap shafwa senyum ayah dan ibu nya selalu tersenyum namun tak sedikit air mata yang turun , karena tak tega melihat kondisi anak nya yang punya kekurangan seperti ini, di putak otak pun akan tetap sama upah dari sang ayah tidak akan cukup untuk membeli alat bantu de shafwa.

Sekebat terfikir ayahnya akan menjual motor satu satunya untuk membeli alat bantu de shafwa ,motor pun sudah terjual dan kelaurga bisa membeli alat bantu de shafwa.

alat sudah terpasang akhirnya susu bisa di konsumsi normal, namun itu semua sementara . satu bulan lewat alat masih terpasang dan orang tua bingung harus mencari biaya lagi kemana hingga saat ini satu tahun alat nya belum di ganti sama sekali.

47aafe9f-da5b-40ae-8c5f-e69e578a86b7.jpg

sang ayah berprofesi sebagai buruh tukang ngangkut gas LPG ia di bayar sehari hanya 50 ribu saja , uang itu untuk sehari pun tidak cukup belum lagi ia harus berfikir untuk membeli susu gizi khusus de shafwa.

83974fce-552e-4f84-80a9-7582c59d8ef3.jpg

sudah bisa makan nasi namun tanpa alat ia susah untuk mengunyah makanan dan makanan sering keluar lagi dan lagi.

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on google
Google+
Donasi (0 Donatur)

Gerakan Kebaikan #SahabatAmal

Sahabat Amal Peduli Sesama adalah lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan direalisasikan melalui empat rumpun utama yaitu Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (kesehatan), Senyum Mandiri (pemberdayaan ekonomi), serta Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan).

Copyright © 2021 SAPA. All Rights Reserved

Home

Campaign

Donasi Sekarang

Tanya

Konfirmasi